Showing posts with label obyek wisata di indonesia. Show all posts
Showing posts with label obyek wisata di indonesia. Show all posts

Tuesday, November 5, 2019

Ada Menu Baru di Pablo "Cheesetart"


- Pablo adalah gerai asal Jepang yang menjualcheesetart.Di Jakarta, terdapat dua gerai Pablo yang berlokasi di Gandaria City dan Neo Soho.

"Mungkin di luar sana juga banyak yang menjual cheesetart, namun yang membedakan cheesetart kami dengan cheesetart lainnya adalah kami memiliki tekstur yang meleleh," ujar pendiri Pablo, Masamitsu Sakimoto saat Grand Opening Pablo di Neo Soho, Rabu (8/3/17).

Pablo menyuguhkan beberapa varian rasacheesetart. Mulai dari Original, Chocolate, hingga Matcha. Namun Masamitsu menambahkan, Pablo akan menjual menu khusus untuk musim semi.

"Untuk menyambut musim semi ini, kami mempunyai menu Strawberry Cheese Tart, Pablo Mini Roasted Strawberry Marshmallow dan Strawberry Frute," tuturnya.

Ketiga menu tersebut sudah bisa Anda nikmati di Pablo Gandaria City maupun Neo Soho, kecuali Strawberry Frute yang akan rilis pada 15 Maret 2017.

Selain memperkenalkan produk terbarunya, Masamitsu juga memberikan sedikit tips untuk para pelangganya. Cheesetart dari Pablo ini lebih baik dimakan 6 jam setelah tersaji. Ini untuk menjaga rasa dan tekstur dari cheesetart.

Monday, November 4, 2019

13 Rekomendasi Bakmi Halal di Jakarta dan Tangerang

Menu original super spicy dari kedai Mee Macau Pedas.

Bakmi secara umum bisa digolongkan menjadi dua, yakni halal dan non-halal. Pakar bakmi Tirta Lie mengatakan bahwa di Jakarta banyak sekali bakmi halal yang bisa jadi tujuan wisata kuliner, terutama pada akhir pekan.

Jadi sebenarnya memang banyak bakmi halal di Jakarta. Hanya saja bedasarkan pengalaman saya, dari 1.000 bakmi yang saya coba, hanya 200 hingga 300 bakmi halal, kata Tirta Lie saat ditemui di festival bakmi, Tirta Lie Festival 2, di Mall Of Indonesia, Jumat (8/12/2017).

Tirta Lie menjelaskan untuk bakmi halal tentu berbeda dengan bakmi non-halal. Biasanya bakmi halal hanya menggunakan topping daging seperti daging ayam atau seafood.

Bakmi halal pun bisa dibagi menjadi beragam varian. Mulai dari bakmi vegetarian hingga bakmi dengan toppingala kekinian.

Berikut 13 kedai bakmi halal di Jakarta yang menjadi pilihan Tirta Lie. Anda dapat mencicipinya dengan harga mulai dari Rp 20.000 per porsi.

Bakmi Randa

Alamat: Komplek Duta Merlin Harmoni, Kafetaria Dua Pelangi, Jalan Gajah Mada No.3-5, Gajah Mada, Jakarta Pusat.

Mie Kangkung Berkat

Alamat: Metro Atom Pasar Baru, Lantai 1, Jalan KH. Samanhudi, Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Mie Aceh Wagyu (Mie-Gyu)

Sunday, November 3, 2019

5 Tempat Wisata Malam Yogyakarta Dekat Dengan UGM

Bola-bola silver yang menghiasi Jalan Malioboro yang melegenda, Sabtu (12/3/2018).

Apabila kamu berencana menikmati Jogja saat malam hari, berikut ini beberapa tempat yang bisa kamu datangi ketika di Jogja saat malam hari.

Menariknya, lokasinya tak jauh dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ( UGM) Yogya. Cocok didatangi kalau kamu berencana berkunjung ke UGM dalam rangka mendaftar kuliah, cari informasi, maupun tes di kampus tersebut.

1. Alun-alun Kidul Yogyakarta

Alun-Alun Kidul Yogyakarta ramai saat malam hari tiba. Di sini orang-orang bisa menikmati Alun-Alun Kidul sembari mengelilingi alun-alun dengan menggunakan odong-odong.

Bisa juga menikmati Alun-alun kidul Yogyakarta sembari membeli aneka rupa kulinernya seperti bakso bakar, dan sebagainya.

2. Malioboro

Malioboro menjadi lokasi yang selalu ramai baik siang maupun malam. Di Malioboro saat malam hari, wisatawan bisa menikmati beragam kuliner yang ada di sana.

Malioboro menjadi lokasi favorit orang-orang yang ingin menikmati Jogja sambil berjalan-jalan di sepanjang pedestriannya sembari mengambil foto di sudut-sudut jalannya yang instagramable.

Lokasi Malioboro hanya sekitar 10 menit jika ditempuh dari Kampus UGM dengan catatan tidak sedang macet.

3. Titik Nol Kilometer

Berada di Titik Nol Yogyakarta, wisatawan bisa mengambil sudut-sudut gambar yang instagramable dengan background bangunan-bangunan lama seperti Kantor Pos maupun Gedung BNI.

Monumen Serangan 1 Maret yang ada di dekat Titik Nol Kilometer juga cukup populer di mata wisatawan lantaran di depannya terdapat beberapa tempat duduk unik dari porselen yang bisa digunakan wisatawan untuk bersantai sembari berfoto-foto

4. Tugu Jogja

Jika berada di Yogyakarta, lokasi Tugu Jogja adalah lokasi yang cukup ramai digunakan wisatawan untuk berfoto dengan mengambil gambar berbackground tugu yang ikonik.

Di dekat Tugu Jogja, juga terdapat beberapa jajanan kuliner yang cukup beragam menjajakan makanan dengan harga yang relative murah.

Untuk sampai di Yogyakarta, wisatawan hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk sampai di lokasi Tugu Jogja.

5. Taman Pelangi Monjali

Taman Pelangi Monjali bisa dinikmati wisatawan yang ingin menikmati suasana gemerlap malam Jogja yang bercahaya. Di tempat ini wisatawan akan melihat banyak boneka-boneka yang menyala dengan cantik.

Selain itu, berbagai ornament lampu juga menambah kemeriahan semarak taman ini. Taman Pelangi Monjali, berada di pelataran halaman Monjali.

Apa Menariknya Gunung Agung bagi Wisatawan Mancanegara?

Dua wisatawan berfoto dengan latar belakang Gunung Agung, di Desa Batu Niti yang berjarak sekitar 12 kilometer dari gunung berstatus awas itu, Karangasem, Bali, Senin (25/9/2017). Sebagian warga yang tinggal di kawasan rawan bencana di lereng timur laut Gunung Agung masih belum mengungsi meski gunung berstatus awas dan mereka telah dihimbau untuk meninggalkan kampung.

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain wisatawan Indonesia, wisatawan mancanegara juga gemar melakukan pendakian Gunung Agung di Bali. Berbagai wisatawan mancanegara dari negara Eropa dan Asia suka mendaki Gunung Agung.

"Setiap malam itu ada pendaki asing, lokal dan dari Bali yang mendaki Gunung Agung. Pendaki asing itu dari Perancis, Jerman, Belanda, Malaysia, India, Singapura, dan China," kata Koordinator Pemandu Pendakian Gunung Agung, Komang Kayun saat dihubungi KompasTravel, Senin (25/9/2017).

Ia mengatakan wisatawan mancanegara menggemari pendakian Gunung Agung karena mengetahui status Gunung Agung yakni sebagai gunung terbesar dan tertinggi di Bali.

Selain itu, Komang Kayun menyebut, wisatawan mancanegara juga ingin menikmati pemandangan yang bisa terlihat dari puncak Gunung Agung.

"Mereka bisa melihat pemandangan dari ketinggian. Mereka ingin bisa melihat Gunung Rinjani di Lombok, matahari terbit, Gunung Batur dan Danau Batur. Sepanjang perjalanan bisa melihat pepohonan dan sejarah-sejarah di Gunung Agung," katanya.

Namun, meski digemari wisatawan mancanegara, jumlah kunjungan dalam setahun pun tak banyak.

Komang Kayun menyebut Gunung Agung jarang didaki oleh wisatawan baik dalam maupun luar negeri. Salah satu alasan sedikitnya wisatawan yang mendaki Gunung Agung karena sedikitnya waktu untuk mendaki.

"Kalau setahun itu kurang lebih 800 orang. Bulan Agustus saja sudah turun. Agustus tahun lalu yang membeludak. Sekarang distop. Satu tahun lalu kurang 800-1.000 pendaki selama tahun 2016. Itu sudah termasuk lokal," kata Komang Kayun.

Ia menyebut per malam itu sekitar 20 orang yang mendaki Gunung Agung. "Terkadang tak ada wisatawan yang mendaki," imbuhnya.

Gunung Agung di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem dipandang sebagai gunung paling sakral di Pulau Dewata bagi umat Hindu Bali. Puncaknya merupakan titik tertinggi Pulau Bali, yaitu 3.142 mdpl.

Gunung tipe stratovolcano ini menjadi salah satu destinasi mendaki gunung, selain juga Gunung Batur. Masyarakat Hindu Bali percaya, Agung adalah gunung tempat bersemayamnya dewa-dewa.

Berburu Makanan Tradisional untuk Berbuka Puasa di Argowijil

Lokasi Pasar Argiwijil, Gari, Wonosari, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Kamis (17/5/2018).

- Menikmati menu buka puasa dengan cara tidak biasa bisa ditemukan di Pasar Argowijil, Desa Gari, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Pasar wisata kuliner ini buka setiap minggu pagi, namun selama bulan Ramadhan buka sore hari menjelang waktu berbuka puasa.

Menjelang sore, ratusan warga dari berbagai wilayah Kabupaten Gunungkidul mendatangi pasar yang terletak agak jauh dari pemukiman.

Jika dari kota Wonosari ke Nglipar, perempatan Dusun Karangtengah menuju ke arah Gading, di sana sudah ada papan petunjuk menuju pasar yang berdiri di atas tanah bekas pertambangan batu putih ini.

Puluhan pedagang berjejer di los pasar, mereka menjajakan makanan khas pasar tradisional tempo dulu seperti gelinding burung dara, krupuk warna, nasi jagung, botok manding, gatot, tiwul, gethuk, dan sejumlah makanan lainnya yang saat ini sulit ditemukan di pasar tradisional akan mudah ditemukan di Pasar Argowijil.

"Selama bulan Ramadhan kami membuka Pasar Argowijil sore hari, biasanya hanya buka minggu pagi," kata Lurah Pasar, Naryanto, Kamis (17/5/2018) petang.

Dia mengatakan Argowijil mengangkat konsep kuliner tradisional yang berbeda dari tahun sebelumnya.

Saat ini ada beberapa makanan tradisional berat, seperti tradisional luar Gunungkidul seperti pecel ponorogo. "Total untuk tahun ini yang daftar 90 orang pedagang yang berasal dari penduduk lokal," ucapnya.

Naryanto menjelaskan, untuk menambah daya tarik dan kenyamanan pengunjung, pihaknya membuat lampu dengan keranjang bambu, yang biasa untuk menaruh buah atau bunga.

Pasar tersebut dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gari. "Di sini semuanya dikonsep untuk mengakomodir masyarakat sekitar," katanya.

Menurut Nuryanto, nama Pasar Argowijil memiliki arti bahwa Argo dalam bahasa Jawa adalah "gunung atau gunungan", sedangkan wijil itu merupakan nama kawasan tersebut.

Pada awalnya Gunung Wijil ditambang oleh masyarakat sekitar untuk bahan material membangun muhala sekitar tahun 1976-an.

Saturday, November 2, 2019

Berburu Aneka Motif Tenun Ikat Sikka di Kota Maumere

Aneka kain tenun ikat di Galeri Sonya Tenun di kota Maumere, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur, Kamis (9/5/2019).

Tidak lengkap rasanya berkunjung ke Maumere, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur jika belum membeli kain tenun ikat untuk oleh-oleh bagi keluarga di rumah.

Di kota Maumere, wisatawan lokal, nusantara, dan mancanegara tidak begitu susah mencari tempat jualan kain tenun ikat Sikka. Hampir setiap pasar di kota Maumere ada penjual kain tenun ikat itu.

Selain di pasar, warga Sikka sudah mulai membuka usaha kain tenun ikat dengan membuka galeri tenun.

Galeri tenun menjadi sarana promosi kain tenun. Usaha ini sudah mulai banyak diminati para pebisnis dan pecinta tenun ikat di Maumere. Boleh dibilang, ini gaya baru mempromosikan kain tenun ikat Sikka kepada konsumen.

Salah satu yang tidak ketinggalan membuka galeri tenun ikat ini adalah ibu Anjelita Sonya Da Gama. Ia membuka galeri tenun ikat Sikka dengan nama 'Sonya Tenun'.

Galeri Sonya Tenun ini berada di Jalan Moa Toda, Kelurahan Kota Baru, Kabupaten Sikka. Galeri tenun ini berada di pusat kota Maumere.

Beraneka motif dan warna kain tenun ikat yang dipajang untuk dijual di Sonya Tenun ini.

Sonya demikian ia disapa menuturkan, di Galeri Sonya Tenun menyiapkan segala macam yang berhubungan dengan budaya, seni, dan kerajinan dari 6 etnis yang ada di Kabupaten Sikka.

"Semuanya ada. Mulai dari Sikka, Sikka Iwang, Tana Ai, Palue, Kidung, dan Maumere Lio. Yang ada di sini itu kain-kain tenun ikat. Sementara ini, ada beberapa kain tenun yang dibuat tahun 70-an. Ke depan saya rencana kalau bisa semua motif kain tenun itu ada di sini. Jadi itu, untuk dijadikan museum mini kain tenun ikat," tutur Sonya kepada Kompas.com, Kamis (9/5/2019).

Ia menjelaskan produk-produk dari kain kain tenun ikat yang dijual di galeri itu beraneka ragam. Mulai dari tas, topi, anting, selendang, dompet, sandal, sepatu, bahkan ada gantungan kunci.

Ia mengatakan, aneka produk kain tenun yang dijual di galeri itu juga merupakan hasil kerja sama dengan UKM di luar kota.

Sementara itu, untuk lembaran kain tenun dibeli dari langsung di penenun dari ujung perbatasan Flores Timur sampai di perbatasan Paga Ende.

"Konsep keduanya, tempat ini jadi tempat display buat teman-teman UKM yang ada di luar kota, kecamatan desa. Mungkin mereka tidak punya tempat untuk jualan, bisa dititip di sini," ungkap Sonya.

Ia mengaku memulai bisnin kain tenun ikat sejak tahun 2011. Inspirasinya muncul pada tahun 2010.

"Waktu itu banyak mengunakan batik. Dari situ muncul, mengapa tidak buat dari kain tenun ikat Sikka saja," kata Elis.

Friday, November 1, 2019

Bendera Sepanjang 4 Kilometer Dikibarkan di Jembatan Merah Putih Ambon

Ketua Organization Comite Festival Jembatan Merah Putih (FJMP) 2017, Muhamad Iksan Tualeka saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait pelaksanaan Festival JMP di Ambon, Maluku, Jumat (11/8/2017) sore.

- Untuk pertama kalinya Festival Jembatan Merah Putih (FJMP) 2017 bakal segera diselenggarakan di Kota Ambon, Maluku. Kegiatan yang diselenggarakan untuk mempromosikan pariwisata di Maluku itu akan dipusatkan di Jembatan Merah Putih Ambon.

Selain bertujuan mempromosikan pariwisata di Maluku, kegiatan yang mengusung tema Merajut Merah Putih, Merawat Kebhinekaan itu juga bertujuan untuk memperkokoh nilai kebangsaan dan kebhinekaan sesama anak bangsa di Maluku.

Sejumlah pihak akan terlibat langsung dalam festival itu seperti Empower Youth Indonesia (EYI) Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) 56 dan Insight of Indonesia (IOI) dan juga Kamar Dagang Indonesia (Kadin).

Kegiatan itu juga akan didukung oleh Pemerintah Provinsi Maluku, Kodam XVI Pattimura, Polda Maluku dan Universitas Pattimura Ambon.

Muhamad Iksan Tualeka, Ketua Organization Committee FJMP 2017 mengunguraikan sejumlah rangkaian kegiatan akan digelar dalam festival tersebut, mulai dari pembentangan bendera Merah Putih di atas jembatan terpanjang di Indonesia timur, talk show pariwisata, seni dan budaya, pemutaran film hingga diskusi tentang pariwisata dan kebangsaan.

Pelaksanaan FJMP 2017 akan dipusatkan di Jembatan Merah Putih bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Provinsi Maluku tanggal 19 Agustus 2017, kata Iksan dalam acara konferensi pers di Ambon, Jumat (11/8/2017) sore.

Dia menjelaskan khusus untuk kegiatan pembentangan bendera Merah Putih di sepanjang Jembatan Merah Putih Ambon akan melibatkan ribuan pemuda, pelajar dan mahasiswa di Kota Ambon.

Dalam kegiatan itu bendera yang dibentangkan secara berjejer akan dijahit secara bersamaan untuk menyambungkan bendera tersebut.

Jadi nanti dijahit waktunya itu secara bersamaan dan kita beri waktu 10-15 menit. Yang jahit itu perempuan. Mengapa perempuan? Karena bendera pusaka kita dijahit oleh seorang perempuan bernama Fatmawati, ujarnya.

Iksan mengungkapkan bendera Merah Putih yang akan dibentangkan itu merupakan sumbangan dari berbagai pihak seperti perwakilan organisasi pemuda, pemerintah daerah TNI/Polri dan sejumlah pihak lainnya.

Saat ini sudah terkumpul 4.000 meter bendera Merah Putih yang siap dibentangkan di sepanjang sisi kiri dan kanan jembatan tersebut.

Dia mengatakan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak Museum Rekor Dunia-Indonesia (Muri) dan acara itu bakal masuk dalam rekor Muri.

Apakah Pemudik di Jawa Lebih Pilih Hotel Saat Mudik Lebaran?


Tren menginap di hotel saat Lebaran menjadi pilihan pemudik khususnya di wilayah Pulau Jawa. Hal itu diungkapkan oleh Chief Officer Communication & Co-Founder Tiket.com, Gaery Undarsa.

"Kalau dulu menginap di rumah orang tua atau keluarga, belakangan kami perhatikan orang mulai banyak booking hotel saat lebaran," kata Gaery kepada wartawan Jakarta, Selasa (30/5/2017).

Ia memantau biasanya tingkat pemesanan kamar hotel terbilang rendah. Namun, mulai tahun 2016 tren menginap di hotel saat Lebaran meningkat terutama di Pulau Jawa.

"Kita melihat survei itu tren menginap di hotel itu tinggi. Kita melihat tren itu mulai dari tahun lalu sebenarnya. Menurut saya itu bukan untuk liburan tapi untuk Lebaran," jelasnya.

Biasanya hotel-hotel yang banyak terisi pada saat Lebaran adalah daerah yang menjadi destinasi mudik. Gaery menyebut destinasi-destinasi tersebut seperti Yogyakarta, Semarang, dan Cirebon.

" Hotel sekarang juga sudah murah. Itu sedang ingin kami pelajari tren itu. Dari tahun lalu sudah mulai naik (pemesanan kamar hotel saat Lebaran)," ujarnya.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI), Haryadi Sukamdani membenarkan tren menginap di hotel pada saat lebaran. Ia juga mengatakan hotel-hotel di daerah yang menjadi destinasi mudik akan naik okupansinya.

"Kalau di daerah tujuan mudik itu seperti Yogyakarta, Solo, Malang, Cirebon, Bandung. Biasanya puncaknya empat hari sebelum Lebaran dan mulai menurun empat hari sebelum Lebaran," kata Haryadi saat dihubungi KompasTravel.

Menurut Haryadi, pemilihan hotel sebagai tempat penginapan lantaran pemudik sudah tak punya keluarga di kampung halaman atau hanya ziarah kubur. Selain itu, faktor tak ada rumah di kampung halaman juga melatarbelakangi alasan menginap di hotel.

"Kalau tren ini sebenarnya sudah lama. Sekitar 15 tahun yang lalu," ujarnya.

Seorang warga Banten, Farchan Noor Rahman mengatakan tahun lalu sempat menginap di hotel pada saat Lebaran. Namun, kala itu Farchan hanya menginap satu hari di hotel saat mudik ke Yogyakarta.

Thursday, October 31, 2019

Aneka Pilihan Tempat Wisata Pasca Pilkada di Papua Barat


Papua Barat menawarkan beragam jenis wisata, dari alam sampai budaya. Jika Anda adalah warga Papua Barat, tak ada salahnya berwisata usai mencoblos di area tempat tinggal.

Berikut KompasTravel rangkum lima destinasi wisata pilihan yang bisa Anda nikmati di Provinsi Papua Barat.

Kabupaten Raja Ampat saat ini menjadi destinasi impian bagi wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Raja Ampat tersohor oleh keanekaragaman biota laut dan keindahan alamnya.

Kabupaten yang terdiri dari 1.864 pulau ini memiliki empat pulau besar yaitu Waigeo, Batanta, Salawati, dan Misool. Hampir 80 persen wilayah dari Kabupaten Raja Ampat ini adalah perairan dan 20 persennya adalah daratan.

Untuk menuju Raja Ampat, wisatawan yang berasal dari luar Papua bisa terlebih dahulu naik pesawat terbang menuju Bandara Domine Eduard Osok di Sorong. Setelah itu bisa menuju langsung ke Pelabuhan Sorong untuk selanjutnya menyeberang ke Waisai menggunakan kapal.

TWA Gunung Meja terletak di Manokwari. Kawasan Gunung Meja sudah menjadi Taman Wisata Alam. Selain menjadi destinasi wisata, seluruh keanekaragaman hayati yang berada di Gunung Meja ini dilindungi pihak terkait.

Nama dari Gunung Meja ini didapat dari warga setempat yang menganggap puncak gunung ini berbentuk datar seperti meja jika dilihat dari kejauhan. Bentuk datar pada Gunung Meja di Manokwari ini didapat dari batuan padat yang terdapat di puncak gunung. TWA ini memiliki keanekaragaman flora dan fauna, terutama endemik Papua.

Mungkin Taman Nasional Teluk Cendrawasih ini kalah populer dibandingkan dengan Raja Ampat bagi sebagian wisatawan. Padahal, TN Teluk Cendrawasih menjadi habitat salah satu hewan laut terbesar di dunia yaitu hiu paus.

Keanekaragaman hayati di Taman Nasional Teluk Cendrawasih sangat beragam. Sekitar 500 jenis terumbu karang dan 950 jenis spesies ikan ditemukan di kawasan ini (sumber: wwf.or.id).

Akhir Pekan, Yuk Lihat "Crosser" Dunia Atraksi di Semarang

Sejumlah crosser menampilkan keahliannya saat pra-event kejuaraan MXGP seri ke-13 di Kota Semarang


- Aksi para pebalap dunia yang tampil di dalam kejuaraan motocross akan digelar selama tiga hari di Kota Semarang, Jawa Tengah. Sejumlah crosser berbagai negara akan turut serta mengikuti MXGP seri ke-13 tahun 2018 di Kota Semarang.

Kejuaraan MXGP di Indonesia digelar dua kali, setelah pekan lalu atau seri ke-12 digelar di Pangkal Pinang. Akhir pekan ini, atau seri ke-13 digelar pada 6-8 Juli di Semarang. Puncak kegiatan dilakukan pada Minggu, 8 Juli 2018.

"MXGP ini digelar untuk membuat lompatan jumlah wisatawan mancanegara di Kota Semarang," ujar Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryati Rahayu, saat menyambut para crosser di Balaikota Semarang, Kamis (5/7/2018).

Sejauh ini, antusias untuk melihat atraksi crosser dunia sangat tinggi. Hal itu dibuktikan dengan habisnya tiket tribun untuk tanggal 8 Juli.

Dalam kejuaraan itu, ditarget jumlah penonton mencapai 50 ribu. Namun, karena antusiasnya tinggi dilaporkan 67 ribu tiket telah terjual.

"Tiket acara tanggal 8 habis, diharapkan bisa menjadi sukseskan penyelenggaran MXGP," ucapnya.

Sebelum berlaga di sirkuit BSB Mijen, para freestyler melakukan unjuk kebolehan menggunakan motor cross. Atraksi frestyler dilakukan tiga orang mereka dari negara, Latvia, Belgia dan Afrika Selatan.

Untuk menarik antusias masyarakat melihat crosser dunia, ada diskon 50 persen khusus untuk para pelajar serta mahasiswa. Mereka dapat membeli tiket potongan harga itu tepat di hari pelaksanaan di lokasi balapan mulai Jumat mendatang.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, mengatakan, potongan harga khusus dilakukan untuk menampung banyaknya animo masyarakat yang ingin melihat kejuaraan dunia tersebut.

"Tiket on the spot ini khusus bagi penonton berstatus pelajar dan mahasiswa akan diberikan potongan harga sebesar 50 persen," ujarnya.


Sejumlah tiket untuk melihat kejuaraan MXGP ke-13 itu, di beberapa jalur layanan pembelian habis diburu masyarakat. Salah satunya melalui pembelian melalui portal tiket.com. Di portal itu, tiket untuk 8 Juli 2018 untuk tiket 'One Day Tribune' habis dibeli.

Hendrar mengatakan, diskon khusus kepada para pelajar hingga mahasiswa itu perlu agar mereka ikut diberikan kesempatan melihat para crosser dunia berkompetisi di Kota Semarang.

"Tiket MXGP masih banyak tersedia untuk masyarakat yang ingin menonton, baik untuk tiket kelas yang lain," tambahnya.

Penonton dapat memilih beberapa jenis tiket sesuai keinginan, mulai dari Tiket Harian Festival Rp 150.000, lalu Tiket Terusan Festival Rp 250.000, lalu Tiket Terusan Festival dengan akses ke Paddock Rp 750.000.

Untuk Tiket Harian Tribune dijual Rp 300.000,- Tiket Terusan Tribune dengan akses ke Paddock Rp 800.000, hingga yang paling besar Tiket Terusan VIP dengan akses ke Paddock Rp 3.500.000.

Lokasi balapan Motocross di sirkuit BSB Mijen diyakini mampu menampung puluhan ribu penonton. Luasan sirkuit balap yang mencapai 24 hektare mampu menampung hingga 100 ribu penonton pada tiap harinya.

Wednesday, October 30, 2019

Ada Pizza Durian di Jakarta, Mau Coba?


Buah berduri khas nusantara dengan wangi yang menyengat dan daging yang lunak siapa yang tak kenal. Ya, durian yang kerap menjadi incaran penggemarnya dan penuh kontroversi bagi yang tak suka.

Saat ini, bukanhanya pancake atau martabak yang bisa dikreasikan bersama durian. Ada satu gerai pizza di Jakarta yang menghadirkan pilihan durian sebagai topping yaitu Pezzo Pizza.

KompasTravel sempat mencoba mencicipi varian pizza durian yang ditawarkan oleh Pezzo Pizza. Kesan pertama yang hadir ketika bertemu pizza durian ini adalah wangi durian yang cukup menyengat.

Begitu membelah pizza, daging durian yang melapisi terasa lunak. Adonan pizza juga tak terasa keras alias empuk.

Daging durian melapisi seluruh bagian pizza. Bagian yang terbanyak dilapisi daging durian adalah di sisi luar pizza.

Rasa durian di pizza juga tak menyisakan pahit sedikitpun. Manis dari daging durian langsung melumuri bagian lidah.

Pezzo Pizza mengolah daging durian bersama keju mozarella dan susu kental. Paduan susu kental dan daging durian menghasilkan rasa manis dan legit yang sempurna.

Kehadiran pizza durian ini di Indonesia menambah daftar varian pizza. Lalu apakah pemicu Pezzo Pizza menghadirkan varian pizza durian?

Direktur Marketing PT Dima Pezzo Indonesia, Herman Sulina mengatakan Indonesia memiliki kelebihan dari segi buah-buahan. Menurutnya, kualitas durian Indonesia tak kalah dengan negara-negara lain penghasil durian.

"Animo orang terhadap durian besar. Apalagi kita lihat banyak sekali mal-mal yang bikin durian festival. ini menandakan durian adalah salah satu buah yang disukai masyarakat. Durian kita gunakan itu durian lokal bukan impor," jelasnya.

Head Chef Pezzo Pizza, Shukor Sazali menambahkan varian pizza durian menggunakan durian asal Medan. Sebelumnya, ia telah berpikir untuk menghadirkan varian pizza durian sejak setahun yang lalu.

"Jadi kalau durianmusangking itu kita taruh di pizza itu manis tapi ada pahit di belakang tapi kalau Durian Sumatera, durian itu lokal. Itu (durian) kalau kita impor apa bedanya dengan yang lain. Hampir semua orang suka durian sumatera. Saya juga suka (durian Sumatera). Rasanya manis dan bagus dagingnya," ujar Sazali saat berbincang denganKompasTravel.

Awal idenya menggarap pizza durian ketika ia pergi ke China. Ia melihat pizza durian tengah populer di China tahun lalu.

"Itu orang China gila-gila kalau beli durian. Saya pertama kali datang ke China lihat ada orang makan martabak pakai durian. Jadi pertama (pizza durian) luncurkan di China," ujar laki-laki asal Malaysia tersebut.

Ia menyebut dalam satu pan pizza menggunakan 360 gram daging durian. Dengan kata lain, jika pizza dipotong menjadi enam bagian akan terjadi 60 gram daging durian.

"Untuk cara membuatnya, pertama kami beri susu kental manis, kemudian sapu rata dengan daging durian. Lalu mozarella. Tapi tak bisa banyak karena bisa mengubah rasa (daging durian)," jelasnya.

SetiappotongPezzo Pizza dijual dengan harga Rp 25.000, Rp 70.000 untuk tiga potong, dan Rp 130.000 untuk enam potong. Herman mengatakan pembeli bisa memilih varian rasa yang berbeda untuk setiap potong pizza yang dibeli.

Pizza durian bisa ditemukan di tiga gerai Pezzo Pizza di Jakarta.Adapun tiga gerai Pezzo Pizza di Jakarta berada di Kuningan City, Ciputra Mall Grogol, dan Cibubur Square.

Tuesday, October 29, 2019

Ada "Cashback" hingga Rp 1,5 Juta di GATF 2017


"Pemegang kartu debit BNI Garuda berkesempatan mendapatkan cashback transaksi hingga Rp 1 juta untuk 500 cashback per hari," jelasnya.

8 Cara Mengepak Barang Bawaan agar Tidak Perlu Bagasi Berbayar

Ilustrasi baju baru


Istilah travel light atau bepergian dengan barang bawaan lebih sedikit tampaknya semakin diperlukan saat ini. Keputusan beberapa maskapai di Indonesia untuk menghapus kebijakan bagasi gratis, dapat diakali dengan membawa barang lebih sedikit.

Salah satu kuncinya ada pada pemilihan barang dan cara mengepak barang ke tas dengan ketentuan ukuran dimensi 40 cm x 30 cm x 20 cm dan dengan beban tidak melebihi 7 kilogram.

Berikut adalah kiat mengepak barang bawaan Anda agar tidak perlu membeli bagasi tambahan:

Sebisa mungkin pilihlah bahan pakaian yang ringan dan tidak memakan banyak tempat ketika dipak. Hindari membawa pakaian atau celana dengan bahan jeans terlalu banyak.

Jika Anda bepergian ke destinasi yang sejuk, dapat diakali dengan membawa satu buah pakaian hangat berkualitas baik sisanya pakaian berbahan tipis.

Pakailah bahan pakaian yang berat seperti jeans, sepatu boots, dan jaket Anda ketika menumpang pesawat. Taruh pakaian bahan ringan di tas jinjing Anda.

Padu padan warna pakaian dapat mengurangi bobot tas Anda. Rencanakan padu padan sebelum mengepak tas.

Jika bingung cara padu padan pakaian, bermainlah dengan warna aman seperti monokrom atau warna bumi.

Jika bepergian dalam waktu lama, pertimbangkan mencuci pakaian sendiri. Jika punya dana lebih, bisa menggunakan jasa binatu yang dihitung per kilogram.

Banyak dijual untuk ukuran sampel atau ukuran khusus travelling. Sangat membantu dan dapat diisi ulang khusus ukuran traveling.

Menggulung pakaian dengan benar dapat menghemat kapasitas tas jinjing. Di Youtube banyak panduan untuk menggulung pakaian khusus traveling.

Bobot sepasang sepatu 0,6 kilogram. Pakailah sepatu yang paling berat lantas packing sepatu ringan atau sandal jepit berbahan ringan.

Plastik kompresi dapat digunakan berkali kali. Berguna untuk mengempeskan udara sehingga pakaian jadi lebih tipis dan mudah dipak. Investasi yang baik jika Anda sering bepergian.

Monday, October 28, 2019

4 Makanan Khas Banyumas yang Wajib Dicoba

Aroma rempah-rempah semerbak di ruang dapur warung milik Chamlani (57) yang memasak keong di RT 2/6 Jalan Kauman Lama, Purwokerto Lor, Kecamatan Purwokerto Timur, Banyumas, Jawa Tengah.

Rasanya ada yang kurang bila plesiran tanpa menyicipi makanan khas daerah yang dikunjungi.

Bila Anda liburan ke daerah-daerah di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, ada beberapa makanan yang wajib Anda coba. Berikut lima di antaranya.


1. Keong Sawah

Salah satu kuliner yang khas di Banyumas adalah kraca atau yang biasa dikenal dengan keong sawah.

Makanan ini seringkali dikonsumsi, apalagi pada saat bulan ramadhan hingga Idul Fitri.

Makanan khas ini biasa dihidangkan menjadi lauk dan cocok sebagai camilan. Terdapat rasa asin dan pedas bila Anda menikmati keong sawah ini.

2. Tempe Mendoan

Tempe mendoan merupakan tempe goreng makanan khas Banyumas. Diberi nama mendoan karena digoreng setengah matang.

Tempe berbentuk tipis diberi tepung dan bumbu, kemudian digoreng setengah matang alias mendo.

Tempe mendoan bisa ditemukan di restoran hingga warung-warung pinggir jalan yang ada di Banyumas.


3. Buntil Banyumas

Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Banyumas, Suwondo Geni merekomendasikan menyicipi buntil khas Banyumas.

Buntil merupakan lauk yang terbuat dari daun pepaya, daun singkong, atau daun talas.

Bungkusan buntil bisa dari daun talas. Dalamnya terbuat dari ampas parutan kelapa, ditambah dengan bumbu, kata Suwondo.

Selain parutan kelapa, isian buntil biasanya dilengkapi dengan ikan teri, petai cina, dan bumbu lainnya.


4. Tahu Kupat

Tahu kupat terdiri dari tahu goreng, ketupat, irisan kol, tauge dan kuah. Kuahnya terbuat dari gula jawa cair dan bumbu utama juga ulekan gula jawa, cabe, kecap dan bawang putih.

Akan ada rasa manis, pedas, dan aroma bawang putihnya sangat kuat. Tidak lupa ada kerupuk mi yang berwarna kuning.


5. Soto Sokaraja

Banyumas juga memiliki soto khas. Suwondo menjelaskan soto di sana berbeda dengan daerah lainnya.

Beda bumbunya, bumbu kacang dan pakai sambal kacang, kata dia.

Soto Sukaraja biasa disajikan dengan ketupat, kacang goreng, bihun, kerupuk, dan sambal kacang. Sementara dagingnya bisa menggunakan daging ayam, sapi, dan babat. Harga per porsinya mulai dari Rp 15.000.

5 Makanan Unik dari Ethiopia

Hidangan Khas Ethiopia.

Salah satu hal yang wajib dilakukan saat berkunjung ke negara lain adalah mencicipi kuliner khasnya. Terlebih jika negara itu ada di benua berbeda, sajian di sana tentu akan berbeda dan unik.

Keunikan itulah yang bisa ditemukan di Benua Afrika. Tidak hanya Mesir, negara-negara lain di sana juga memiliki keunikan kuliner khasnya, salah satunya adalah Ethiopia.

Berikut ini adalah 5 sajian terbaik dari negara yang terletak di tanduk Afrika ini:

Sajian pertama ini adalah irisan daging sapi atau domba yang digoreng dengan mentega, bawang putih, dan bawang merah. Hidangan ini menjadi salah satu yang paling populer di Ethiopia.

Tibs disajikan dalam berbagai variasi jenis, ukuran, bentuk potongan daging, suhu, hingga memakai sayur atau tidak. Salah satu variasi tibs yang disarankan adalah shekla.

Varian ini disajikan di atas pot tanah liat dengan bara api panas di bawahnya. Potongan daging itu pun masih dalam proses pemanggangan ketika sampai di meja. Selain lezat, tentunya unik untuk menyantap sajian dengan cara seperti itu.

Hidangan yang satu ini cocok bagi para vegetarian. Beyainatu jika diterjemahkan memiliki arti sedikit dari setiap jenis.

Hal itu karena hidangan ini disajikan dengan meletakkan berbagai jenis makanan seperti sayur aneka warna, kentang, kari, dan semur rebus di atas injera (semacam roti datar).

Beyainatu pun menawarkan cita rasa yang berbeda-beda dalam satu menu makanan. Tidak hanya rasa, berbagai jenis makanan yang disajikan membuat hidangan ini terkesan beraneka warna.

Hidangan ini tersedia di seluruh negeri, mulai dari restoran mewah hingga warung makan pinggir jalan. Menu ini pun menjadi yang paling aman dan sederhana jika dihadapkan dengan daftar menu berbahasa Amharik.

Sajian unik selanjutnya bukan untuk orang-orang yang takut dengan makanan ekstrem. Tere siga yang populer ini merupakan kubus daging merah mentah.

Masyarakat setempat biasanya menyantap Tere Siga dengan roti untuk menjepit daging kemudian dicelupkan ke dalam mitmita (semacam bubuk campuran bumbu) yang banyak.

Sunday, October 27, 2019

5 Acara Seru di Kota Solo pada Lebaran 2019

Salah Satu Sudut Kota Surakarta

Berlebaran tentu tidak hanya sekadar bersilaturahim dengan keluarga tercinta. Ada banyak aktivitas menarik lain yang bisa dilakukan, selagi masih liburan.

Berkunjung ke Kota Solo, Jawa Tengah, saat momen lebaran 2019 merupakan pilihan yang tepat. Ada banyak agenda di "Kota Bengawan" ini yang khusus diselenggarakan untuk membuat momen Idul Fitri semakin berkesan.

Ini dia 5 acara seru di Kota Solo selama momen lebaran 2019:

Buat kamu yang tidak sempat merasakan momen Sekaten, maka acara serupa kembali diadakan di Alun-alun Selatan Keraton Surakarta Hadiningrat.

Acara bertajuk Pasar Rakyat Surakarta ini telah digelar sejak 17 Mei 2019 dan akan berlangsung sampai 16 Juni 2019.

Hampir sama seperti momen Sekaten, ada banyak wahana permainan yang bisa dijajal di pasar malam ini, seperti bianglala sampai kapal kora-kora.

Selain itu, kamu juga bisa membeli aneka pernak-pernik hingga sajian kuliner di sana.

Pertunjukan Sendratari Ramayana memang secara rutin diselenggarakan di Taman Balekambang, Kota Solo pada malam bulan purnama setiap bulan.

Namun pada momen lebaran 2019 ini, ada pertunjukan Sendratari Ramayana yang spesial.

Bertempat di Panggung Terbuka Benteng Vastenburg, pertunjukan Sendratari Ramayana yang mengambil bagian adegan Shinta Obong akan digelar selama tiga hari berturut-turut, yakni mulai tanggal 7 sampai 9 Juni 2019.

Kamu tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun untuk bisa menikmati pertunjukan tersebut alias gratis. Langsung saja datang ke venue pertunjukan. Open gate akan dimulai pukul 17.00 WIB.

Gelaran pasar malam ternyata tidak hanya bisa ditemukan di Alun-alun Selatan Keraton Surakarta Hadiningrat saja. Pasar malam juga diadakan di Pasar Ngarsopuro yang berada di depan Istana Mangkunegaran.

Bertajuk Bakdan ning Ngarsopuro atau Lebaran di Ngarsopuro, pasar malam ini akan digelar setiap hari mulai sejak 1 Juni sampai 8 Juni 2019 pukul 18.00-22.00 WIB. Pasar malam ini tentu akan semakin mewarnai suasana malam di Kota Solo saat momen lebaran.

Selain terdapat aneka barang dagangan yang bisa dibeli untuk oleh-oleh, pasar malam ini juga semakin lengkap dengan live music dan zona selfie.

Bagi kamu yang masih bingung akan ke mana saat momen libur lebaran di Solo, maka berkunjung ke Taman Satwa Taru Jurug merupakan alternatif yang tepat. Ada banyak acara di sana pada momen lebaran 2019 ini.

Bertajuk Pekan Syawalan, acara akan berlangsung dari pagi hingga petang sejak tanggal 5 Juni sampai 9 Juni 2019.

Puncak acara ini adalah Kirab Joko Tingkir, Sendratari Kolosal Joko Tingkir, dan Pesta Ketupat yang akan digelar pada 9 Juni 2019 pukul 10.00 WIB.

Taman Balekambang merupakan tempat rekreasi favorit masyarakat Kota Solo bersama keluarga. Guna semakin memeriahkan momen lebaran, akan digelar acara Bakdan ning Balekambang.

Acara yang memiliki arti dalam bahasa Indonesia Lebaran di Balekambang ini akan digelar mulai tanggal 4 sampai 9 Juni 2019 pukul 08.00-17.30 WIB.

Berbagai acara akan memeriahkan Bakdan neng Balekambang, seperti stan kuliner, pentas seni, dan permainan tradisional.

Saturday, October 26, 2019

2 Tradisi Adat Unik di Bangka Selatan, Sudah Pernah Lihat?

Jalan Raya Jenderal Soedirman, Toboali, Bangka Selatan.

- Toboali City of Fire Season III akan kembali digelar di Toboali, Bangka Selatan, Bangka. Acara unggulan pariwisata provinsi Bangka Belitung ini telah diselenggarakan selama tiga tahun berturut-turut sejak tahun 2016.

Event dengan kolaborasi dari beberapa kegiatan baik yang bersifat seni budaya, olahraga maupun pariwisata yang dilaksanakan selama tiga hari penuh, 28-30 Juli 2018.

Bila ingin berlibur ke Bangka Selatan, Anda dapat mengunjungi acaraToboali City On Fire dan menyaksikan berbagai tradisi adat unik Bangka Selatan.

Berikut dua tradisi adat unik Bangka Selatan yang dapat Anda nikmati.

Tradisi ini disebut Makan Tanggong 1.000 Dulang. Warisan budaya yang telah turun-menurun ini dilakukan untuk mengingat kebiasaan nenek moyang makan dulang bersama.

Makan berdulang merupakan tradisi adat istiadat makan bersama tanpa memandang status sosial dari masyarakat yang mengikuti tradisi dari Pulau Belitong ini.

Nganggung adalah budaya membawa makanan lengkap di atas dulan yang akan ditutup dngan tudung saji merah bermotif.

Dulang adalah nampan yang dibuat dari kuningan berbentuk bulat. Para masyarakat akan duduk lesehan bersama-sama sambil turut menyantap menu-menu di dulang.

Bangka Selatan dengan bentangan laut dan pantai yang bergitu luas identik dengan masyarakat pesisir. Setiap tahunnya masyarakat pesisir memiliki agenda Buang Jung yang memiliki tujuan untuk merawat dan melestarikan habitatnya.

Warisan budaya ini biasa dilakukan sekitar bulan Juli-Agustus. Pada saat itu, masyarakat dilarang melakukan aktivitas dalam bentuk apapun di laut.

Setelah satu minggu, tradisi adat ini akan diakhiri dengan membuang kapal atau yang biasa disebut masyarakat sekitar dengan sebutan Jung.

Ritual ini terbilang unik karena masyarakat berbondong-bondong melarung persembahan berbagai hasil bumi ke laut dengan menggunakan Jung. Ritual akan dipandu oleh pawang atau dukun.

Selain untuk merawat dan melestarikan laut, masyarakat Toboali Bangka percaya ritual Buang Jung merupakan cara untuk berbagi kemakmuran antara hasil laut dan hasil darat.

Friday, October 25, 2019

Banyuwangi Diusulkan Jadi Geopark Nasional

Pantai Pulau Merah di Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Banyuwangi diusulkan menjadi Taman Bumi ( Geopark) nasional. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Jejaring Geopark Indonesia Mirawati Sudjonosaat bertemu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (14/2/2018).

Dalam pertemuan tersebut Mirawati mengungkapkan berdasar hasil pengamatan tim Jejaring Geopark, Banyuwangi layak untuk dijadikan taman bumi nasional.

Hal itu, menurut Mira, karena sumber daya alam Banyuwangi memiliki tiga kekhasan geologi yang distandarkan Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Budaya Perserikatan Bangsa-bangsa (UNESCO).

Ketiga kekhasan tersebut adalah geodiversity (keragaman bumi), biodiversity (keragaman hayati) dan cultural diversity.

"Secara geologis, di sini ada pantai dan gunung yang masih terjaga kealamiannya, yang didukung biodiversity-nya.Sementara, dari cultural diversity-nya, Banyuwangi dihuni suku yang beragam. Dari semua kekhasan ini, Banyuwangi memungkinkan meraih status geopark nasional, katanya.

Konsep geopark sendiri mengacu pada pengembangan kawasan yang memberikan pengaruh terhadap konservasi, edukasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Diperkenalkan pertama kali oleh UNESCO pada 2000-an, geopark tidak hanya menjaga kelestarian alam, namun juga meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Saat ini, hanya ada dua geopark di Indonesia telah masuk warisan UNESCO, yakni Geopark Gunung Batur (Bali) dan Geopark Gunungsewu (Daerah Istimewa Yogyakarta).

Rencananya, tahun ini juga (2018), kita akan usulkan Banyuwangi sebagai taman nasional geopark, kata Mirawati yang juga mantan Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB ini.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas merasa senang atas kedatangan tim Jejaring Geopark. Usulan ini, kata Anas, melengkapi prestasi Banyuwangi di mana Taman Wisata Alam Gunung Ijen danTaman Nasional Alas Purwodi Kabupaten Banyuwangi ditetapkan sebagai jaringan CagarBiosferdunia oleh UNESCO) pada Maret 2016 lalu.

Menurut Anas, dengan ditetapkannya Banyuwangi sebagai taman nasional geopark akan menjadi nilai tambahbagi Banyuwangi.

Dengan menjadi geopark, ada beberapa keuntungan yang didapatkan. Pertama, adalah keuntungan ekologi. Artinya, sumber daya alam (SDA) hayati dan budaya dalam cagar biosfer terlindungi dan terkelola dengan baik, pungkas Anas.

Ajak Keluarga, Menjajal Petualangan di Pasir Langlang Purwakarta!


- Hari menjelang sore saat Kompas.com memasuki kawasan Legok Barong, Purwakarta. Suasana di situ terasa sangat berbeda. Jika di pusat kota begitu panas, di sini sejuk bukan main.

Legok Barong berada di perbukitan Desa Pusaka Mulya, Kecamatan Kiarapedes, di dataran tinggi Purwakarta. Karenanya, hawa daerah ini sejuk dengan "bonus" pemandangan yang indah.

Sepanjang perjalanan Anda akan disuguhi pemandangan hamparan kebun teh, hijaunya hutan, dan segarnya pohon pinus. Di sini Anda bisa mematikan AC, membuka jendela dan merasakan semilir angin yang benar-benar segar.

Selanjutnya, tibalah Anda di lokasi wisata Pasir Lalang Panyawangan. Dalam bahasa Sunda, pasir berarti bukit. Adapun lalang merupakan istilah yang biasa digunakan untuk merujuk pada suasana pengembaraan.

Sementara itu, panyawangan berarti menerawang ke masa lalu. Ini untuk menggambarkan nuansa kolosal pengembaraan para pendekar pada masa kerajaan Sunda masa lalu.

Sesuai namanya, Pasir Langlang Panyawangan menyuguhkan keheningan, ketenangan, dan kesegaran luar biasa. Di sinilah wisatawan bisa betah berlama-lama.

Bagi yang ingin mengabadikan keindahan, beberapa spot di Pasir Langlang cocok dijadikan tempat swafoto. Namun, bagi Anda yang ingin memacu adrenalin, silakan berjalan kaki ke atas bukit menuju Gua Panyileukan dan Curug Cimanah Rasa.

Perjalanan ke Curug Cimanah Rasa bisa ditempuh sekitar satu jam dengan jarak dua kilometer. Anda akan melalui jalan setapak berbatu dengan kontur jalan naik dan turun. Rasa lelah sedikit berkurang dengan suasana hutan tropis. Pohon-pohon besar, berbagai bunga, dan sejuknya membuat perjalanan makin asyik.

"Capek memang, apalagi bagi yang tidak biasa berolahraga. Tapi, ini menyenangkan, karena di kota ga ada tempat seperti ini," ujar Andri, wisatawan asal Jakarta.

Agar tidak gampang lelah, sambung Andri, enaknya memang pergi rame-rame. Jadi, di sepanjang jalan bisa bercengkrama dan memilih tempat-tempat asyik untuk mengabadikan momen kebersamaan.

Memilih air terjun, misalnya, Anda bisa berenang sepuasnya dan merasakan dinginnya air. Walau Curug Cimanah Rasa tidak terlalu tinggi dan debit airnya tidak besar, sangat menyenangkan mandi di sini, terutama setelah perjalanan melelahkan.

Tempat ini juga cocok digunakan untuk acara keluarga. Anak-anak akan disuguhi banyak tantangan.

"Jalurnya tidak berat. Cocok untuk tempat liburan keluarga," imbuhnya.

Untuk mencapai Pasir Langlang Panyawasan, wisatawan dapat memulai perjalanan dari Jalan Kapten Halim Purwakarta menuju arah Wanayasa. Perjalanan ditempuh melewati pasar setempat hingga sampai ke Gapura Desa Pusaka Mulya, Kiarapedes.

Selepas gapura tersebut, Anda tinggal lurus dan akan menemukan petunjuk jalan menuju Pasir Langlang Panyawangan Purwakarta.

Untuk masuk ke lokasi wisata ini, wisatawan cukup mengeluarkan uang Rp 5.000. Namun, bagi yang berniat berkemah dikenakan biaya Rp10.000.

Tapi, jika berniat menyewa pemandu, tenda, kantung tidur, matras, dan satu set alat masak, wisatawan akan dikenakan biaya tambahan Rp330.

Nah, bagi yang ingin menikmati Pasar Langlang dari atas hammock, Anda cukup mengeluarkan Rp15.000. Selamat bertualang!

3 Tempat Ngemil Serabi di Yogyakarta

Surabi Bu Ngadinem di Yogyakarta.